Tips Merawat Mobil Calya agar Tetap Prima

Tips Merawat Mobil Calya agar Tetap Prima


Memiliki kendaraan tidak cukup hanya dengan menggunakannya terus menerus tanpa melakukan perawatan berarti. Terlepas dari jenis kendaraan tersebut maupun kelasnya, tentu membutuhkan perawatan rutin yang menjadi tanggung jawab dari si pemilik kendaraan. Jika Anda memiliki mobil, misalnya mobil Calya, maka sudah tentu Anda harus mempertimbangkan biaya perawatan mobil.
Mobil Calya merupakan mobil berjenis LCGC tentu membutuhkan perawatan yang rutin di bengkel agar tetap memiliki performa yang maksimal. Apabila mobil sering dirawat di bengkel, maka mobil akan memiliki performa yang tetap prima meskipun sudah bertahun-tahun. Berikut adalah panduan untuk merawat mobil Calya agar performanya tetap gahar di jalanan.
Tips Merawat Mobil Calya 
1. Rutin Mengganti Oli
Keberadaan oli sangatlah penting dalam sebuah mesin mobil Calya mengingat fungsinya sebagai pelumas agar mesin dapat berjalan mulus tanpa hambatan apapun. Oli juga memiliki fungsi sebagai pendingin ketika mesin terus-menerus bekerja. Oleh sebab itu, membiarkan oli mesin mobil tidak diganti hingga berbulan-bulan pemakaiannya justru akan menyebabkan mesin menjadi mudah rusak disebabkan oleh mesin yang panas.
Apabila mobil Calya Anda masih baru, maka penggantian oli mesin dilakukan setelah perjalanan mencapai 1000 km atau sekitar satu bulan pertama. Sementara pergantian selanjutnya dapat Anda lakukan setelah mobil Calya menempuh jarak dari 3000 km sampai 5000 km. Biasanya sekitar 3 bulan baru dilakukan penggantian oli untuk penggunaan standar.

2. Filter Udara Harus Dibersihkan
Perawatan mobil Calya berikutnya adalah dengan memastikan bahwa filter udara dalam keadaan bersih. Oleh karena itu Anda harus rutin membersihkan filter udara. Ketika filter udara kotor, hal ini akan menyebabkan mesin mobil sulit untuk dihidupkan. 
Membersihkan filter udara pada mobil Calya sebenarnya dapat dilakukan sendiri. Anda hanya perlu membuka bagian kap mesin serta melepas filter yang ada pada tabung filter. Untuk membersihkan kotoran yang nyangkut di filter, cukup gunakan sikat untuk mengangkat kotoran maupun debu yang tersangkut.
3. Pastikan Tekanan Angin Ban Mobil 
Tekanan angin pada ban mobil Calya sangat penting untuk diperhatikan. Ketika tekanan angin berlebihan maupun kurang dari standar, maka hal ini berisiko membuat ban mobil pecah ataupun sobek akibat tekanan di dalamnya. 
Oleh sebab itu, pastikan untuk mengecek ukuran tekanan angin yang tepat yang tertera di panel pintu pada sisi pengemudi. Tekanan angin standar untuk ban mobil Calya umumnya adalah 35 psi. Selain mengecek tekanan angin ban setelah lama digunakan, periksa pula tekanan angin mobil Anda setiap mengisi angin.
4. Bagian Bawah Mobil Calya juga Harus Dibersihkan
Tidak hanya yang terlihat, namun bagian yang tidak terlihat seperti bagian bawah mobil Calya juga harus diperhatikan. Bagian bawah adalah bagian yang paling mudah kotor apalagi jika Anda sering melewati jalanan berlumpur. Ketika tidak dibersihkan terlalu lama, hal ini akan menyebabkan cat menguning. 
5. Air Radiator Dicek
Menjaga agar mesin mobil Calya tetap stabil dan tidak kepanasan sangat penting dilakukan. Mobil Calya yang kepanasan akan mudah membuatnya rusak. Untuk itu, sebaiknya rutinlah mengecek kondisi air radiator pada mesin mobil. Selain itu, jangan pernah menggunakan air keran biasa sebagai air radiator. Gunakanlah air radiator khusus karena memang sudah didesain untuk mendinginkan mobil.
Untuk memperoleh berbagai kemudahan dalam bertransaksi mobil Calya maupun Toyota lainnya akan lebih baik jika dilakukan langsung lewat Auto2000. Auto2000 merupakan retailer resmi mobil Toyota menghadirkan beragam kemudahan transaksi dan juga layanan one stop shopping service. Informasi lebih lanjut kunjungi website Auto2000.co.id.



Contact Us

Name

Email *

Message *

Back To Top